ElMicha.ID – Waktu menunjukan pukul 04.30 wib. Kala itu mentari masih malu-malu menampakkan sinarnya. Jalanan masih sepi, sengaja berangkat lebih awal agar mudah mencari tempat parkir. Sebagian orang masih terlelap dalam tidur, sebagian lagi baru saja bangun dan bersiap menunaikan ibadah sholat subuh.



Sementara El ? Sudah tancap gas, dengan penuh semangat menuju Pantai Teluk Penyu, Cilacap. Rasa ngantuk karena semalam belum tidur tidak menyurutkan niat untuk menyaksikan upacara sedekah laut atau yang sering disebut dengan Larungan.

Lokasi serah terima jolen yang akan dilarung di pantai Teluk Penyu, Cilacap
Lokasi serah terima jolen yang akan dilarung di pantai Teluk Penyu, Cilacap

Tradisi larungan atau tradisi sedekah laut di wilayah Cilacap bermula ketika Bupati Cilacap, R. Tumenggung Tjakrawerdaya III memberi perintah kepada sesepuh nelayan Pandanarang yang bernama Ki Arsa Menawi untuk melarung sesaji ke Laut Selatan pada hari Jum’at Kliwon bulan Syura tahun 1875.

Ritual ini diwariskan turun temurun sampai sekarang. Pada tahun 1983 pemerintah meresmikan tradisi ini sebagai warisan budaya yang di lestarikan dan rutin diadakan setiap hari Jumat Kliwon bulan Syura. Ritual sedekah laut didahului dengan Nyekar atau ziarah ke Pantai Karang Bandung (Pulau Majethi) sebelah tenggara pulau Nusakambangan.

Ribuan orang sudah berkumpul menanti datangnya rak-arakan jolen yang akan dilarung
Ribuan orang sudah berkumpul menanti datangnya rak-arakan jolen yang akan dilarung

ElMicha.ID – Arak- arakan Jolen belum juga tiba dan waktu sudah menunjukan pukul 09.30 wib. Ribuan orang sudah berkumpul dan memadati kawasan pantai ini, antara penonton dan tukang copet yang mencoba mencari peruntungan membaur menjadi satu. Para pedagang kaki lima pun tak mau ketinggalan, mereka kebanjiran rejeki.

Semua dagangannya laris,mereka semua sibuk melayani pembeli. Mencoba tengok kanan dan kiri memuaskan rasa penasaran yang sedari tadi menggelitik kepala. Ada ribuan orang disana dan tidak ada satupun manusia yang mengenakan baju berwarna hijau.

Ada sebuah legenda masyarakat pesisir tentang adab pakaian yang digunakan ketika berada di Pantai Selatan, yaitu dilarang menggunakan pakaian berwarna hijau. Warna hijau dipercaya oleh masyarakat pesisir sebagai warna kesukaan dari Kanjeng Ibu Ratu Laut Kidul.

Sehingga siapapun yang mengenakan pakaian berwarna hijau akan digulung ombak dan ditarik menuju kerajaan Kanjeng Ibu Ratu Kidul.

Arak arakan jolen sudah sampai di pantai Teluk Penyu dan disambut dengan antusias warga masyarakat yang menyaksikan
Arak arakan jolen sudah sampai di pantai Teluk Penyu dan disambut dengan antusias warga masyarakat yang menyaksikan

ElMicha.ID – Matahari mulai terik, sinarnya terasa pedih di mata dan panasnya mulai membuat sempoyongan. Terasa sekali konsentrasi mulai menurun karena kurang tidur. Berbaring di kasur dan memejamkan mata menjadi sebuah khayalan yang terasa sangat indah di saat saat seperti ini.

Dari kejauhan terdengar suara sirine mobil polisi, hal ini menandakan arak arakan jolen yang di mulai dari pendopo wijayakusuma sakti sudah mendekati Teluk Penyu. Semua orang bergegas menyiapkan camera dan ponsel untuk mengabadikan momen ini.

Orang-orang yang tadinya berpencar mulai berkumpul memadati jalanan yang akan dilewati arak arakan jolen.

Para sesepuh bersiap Melakukan upacara serah terima jolen yang akan dilarung
Para sesepuh bersiap Melakukan upacara serah terima jolen yang akan dilarung

 

BERSAMBUNG keĀ Ritual Sedekah Laut/Larungan [Part 2]



Comments

comments

Leave a Reply